Dark Mode
  • Saturday, 21 May 2022

Karateka Dessyinta Usung Final SEA Games 2022

Karateka Dessyinta Usung Final SEA Games 2022

Karateka Indonesia yang sedang dipersiapkan menuju SEA Games sedang memasuki persiapan tahap akhir. Sebelum terbang menuju Kamboja, para atlet kini sedang menjalani Pemusatan Latihan Nasional (pelatnas),di Gedung Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) RI sebagai persiapan tahap akhir.


Salah satunya adalah Dessyinta Rakawuni Banurea yang tetap kerja keras untuk mendapatkan targetnya di SEA Games.


Karateka putri Indonesia ini mengatakan memasuki bulan Ramadan tidak ada pengurangan intensitas latihan. Namun, tim pelatih tidak memaksakan para karateka untuk tetap menjalankan puasa.


“Dinaikkan teruslah bang, mana ada yang dikurangi. Tetap ada yang puasa, tapi rata – rata kami anak kumite banyak yang gak puasa. Aku kan pernah puasa pertama itu, tapi mendengar intruksi dari pelatih itu udah gak fokus bang. Jadi, daripada kekgitu lagi, aku besoknya gak puasa bang, tapi nanti bisa diganti di lain hari. Kalau pelatih sih, yang mau puasa tetap puasa, yang gak juga gak apa – apa, tapi intensitas tidak akan dikurangi,” kata Dessyinta dikutip dari RRI, Senin (18/4/2022).


Peraih medali emas PON 2016 ini mengaku, sebagai bahan evaluasi para atlet, tim pelatih sudah menjadwalkan menggelar sparing dengan karateka asal Kazakhstan dan Australia.


Dibawah asuhan pelatih asing asal Prancis, Dessyinta merasakan program yang diberikan sejauh ini berdampak besar bagi performanya.


“Kita sudah dibuat program dari pelatih, jadi pagi kadang fisik dan sorenya sparing. Tapi, latihan fisiknya itu lebih menunjang eksplosif atau mengarah ke teknik gitu bukan dasar lagi. Minggu depan ada dari negara lain mau jadi sparing fatner kita. Dari Kazakhstan dan Australia mau jadi sparing fatner,” ucap Dessyinta.


Ditanya tentang target pada SEA Games 2022 nanti, atlet kelahiran 15 Desember 1996 ini bertekad bisa menembus ke partai puncak. Apalagi baik pelatih maupun PB FORKI berharap para atlet yang berlaga di SEA Games tahun ini bisa mempersembahkan prestasi terbaik.


“Di SEA Games Malaysia aku dapat perunggu. thaun ini target final dulu bang, dan insya allah bisa dapat emas. Pelatih tidak menargetkan atlet harus dapat ini dan itu. Semua itu pasti ditargetkan emas di SEA Games. Jadi, gak ditargetkan satu persatu,” kata atlet yang juga anggota Kowad ini.


Turun di nomor kumite +68 kilogram putri, anak pertama dari tiga bersaudara ini mengakui persaingan SEA Games kali ini tentu lebih sengit dari sebelumnya. Terutama karateka dari tuan rumah Vietnam yang bakal menjadi hadangan besar.


Belum lagi, dirinya juga melihat Malaysia memiliki kekuatan baru di kelas tersebut. Begitupun, Dessyinta tetap berkeyakinan bisa memberikan prestasi terbaik bagi tim merah putih.


“Lawan bagus dari Vietnam, tapi isu – isunya dari Malaysia juga lumayan bagus kabarnya, karena dia dulu main di kelas bawah dan sekarang di kelas berat. Juara Asia juga dia. Gadak yang gak bisa dikalahkan. tapi, gak bisa anggap remeh sama yang lain, apalagi Vietnam tuan rumah nanti,” tegas atlet berdarah Batak ini.


Sebelumnya pada ajang SEAKF 2022 di Kamboja, Dessyinta juga sukses mempersembahkan medali emas. Dessyinta mampu mengalahkan atlet Vietnam di laga final. Terkait hasil evaluasi pada ajang SEAKF 2022 di Kamboja pada akhir Maret lalu, belum sepenuhnya bisa menjadi tolok ukur pada SEA Games kali ini. Mengingat banyak negara yang tidak mengirimkan atlet utama.


“Kalau di Kamboja kemarin, hanya beberapa negara saja yang ikut, cuma Vietnam dan Kamboja. Dari negara lain masih menyimpan atletnya untuk SEA Games nanti. Pelajaran di Kamboja, yang saya lihat kalau dipertandingkan kemarin harus lebih agresif dan cari poin lebih dulu,” kata Dessyinta.


Seperti diketahui, pada SEA Games 2022, total ada 19 atlet cabor karate yang dipastikan akan mewakili tim Indonesia. Jumlah tersebut terdiri dari 9 atlet di nomor kumite tunggal dan beregu, serta 10 atlet di nomor kata (seni tarung). Dijadwalkan keberangkatan tim karate Indonesia ke SEA Games 2022 pada 15 Mei sedangkan pertandingan perdana digelar pada 18 Mei.

Comment / Balasan dari